Visi Misi dan Tujuan

Visi

Menjadi Program Studi Kesehatan Masyarakat terkemuka yang menghasilkan lulusan yang proaktif, inovatif dan profesional dalam bidang kesehatan masyarakat di tingkat lokal, regional dan nasional yang berbasis perkembangan teknologi serta berdasarkan moral agama

Misi

1. Menyelenggarakan pendidikan akademik yang berbasis teknologi pembelajaran modern dengan berlandaskan nilai kebangsaan dan moral agama.
2. Melaksanakan pendidikan yang berkualitas berdasarkan evidence based learning process, student centered learning, dan problem based learning.
3. Melaksanakan penelitian dan mempublikasikannya dalam jurnal ilmiah baik ditingkat lokal, regional dan nasional.
4. Melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bidang kesehatan masyarakat untuk membantu menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat baik di tingkat lokal, regional dan nasional.
5. Membangun kemitraan dan jejaring dengan industri, pemerintah dan organisasi nasional.

Tujuan

1. Menghasilkan lulusan yang berkualitas dibidang akademik dalam ilmu Kesehatan Masyarakat yang proaktif, inovatif dan professional.
2. Menghasilkan lulusan yang mampu:
a. Menerapkan ilmu kesehatan masyarakat dengan pendekatan promotif dan preventif serta trampil memimpin dan berfikir dalam konteks sistem dengan kemampuan komunikasi yang efektif.
b. Mengelola organisasi dan sistem kesehatan.
c. Melaksanakan analisis kebijakan bidang kesehatan.
d. Melakukan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan dukungan sosial, jejaring, aksesibilitas.
e. Mengkaji status kesehatan berdasarkan data, informasi dan indikator kesehatan untuk pengambilan keputusan.
f. Melaksanakan riset di bidang kesehatan masyarakat.
3. Menghasilkan penelitian yang mendukung pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kesehatan (IPTEKKES) oleh dosen dan mahasiswa.
4. Menerapkan pengetahuan dan teknologi bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
5. Melaksanakan proses pembelajaran secara efektif, efisien, berkelanjutan dan memiliki daya saing dalam suasana akademik yang kondusif.
6. Melaksanakan pendidikan yang peka pada kebutuhan pasar kerja dan memperhatikan akses dan equity.
7. Menyediakan sumber daya yang mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan masyarakat.
8. Terwujudnya kemitraan dengan pemangku kepentingan yang saling mendukung baik tingkat lokal, regional dan nasional.